import javax.swing.*;
import java.awt.*;
import java.awt.event.*;
public class LatGUI extends JFrame {
JLabel lbl=new JLabel("Belajar GUI");
JLabel label1=new JLabel("Nama Depan") ;
JLabel label2=new JLabel("Nama Belakang");
JLabel label3=new JLabel("Nama Lengkap");
JTextField text1=new JTextField();
JTextField text2=new JTextField();
JTextField text3=new JTextField();
JButton b1=new JButton("Proses");
JButton b2=new JButton("Hapus");
public LatGUI() {
add(lbl);
add(b1);
add(b2);
add(label1);
add(label2);
add(label3);
add(text1);
add(text2);
add(text3);
setLayout(null);
lbl.setBounds(100,20,100,25);
label1.setBounds(15,50,100,25);
label2.setBounds(15,80,100,25);
label3.setBounds(15,110,100,25);
text1.setBounds(120,50,100,25);
text2.setBounds(120,80,100,25);
text3.setBounds(120,110,100,25);
b1.setBounds(15,200,80,25);
b2.setBounds(120,200,80,25);
b1.addActionListener(new ActionListener()
{
public void actionPerformed(ActionEvent e)
{
text3.setText(text1.getText()+" "+text2.getText());
}
});
b2.addActionListener(new ActionListener()
{
public void actionPerformed(ActionEvent arum)
{
text1.setText("");
text2.setText("");
text3.setText("");
}
});
}
public static void main(String[] args) {
LatGUI latihan=new LatGUI();
latihan.setTitle("Latihan GUI");
latihan.setSize(300,300);
latihan.setVisible(true);
}
}
output dari program di atas adalah:
Tampilkan postingan dengan label pemrograman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label pemrograman. Tampilkan semua postingan
UML(Unified Modeling Language) adalah bahasa standart untuk melakukan spesifikasi, visualisasi, konstruksi dan dokumentasi dari komponen-komponen perangkat lunak, dan digunakan untuk pemodelan bisnis.
Pemodelan UML terdiri dari 9 tipe diagram yang berbeda untuk memodelkan system perangkat lunak.
Untuk mata kuliah Pemrograman Berbasis Objek hanya menggunakan 1 model diagram yaitu Class Diagram.
Bentuk Class Diagram:
# Class : wadah (tempat) untuk yang digunakan untuk menciptakan suatu objek
Attribute: elemen atau karakteristik dari suatu class
Method : operasi atau aktifitas dari class
Bentuk method:
Tipe_akses tipe_return nama_method(argument)
{
Statement;
}
Jenis tipe akses:
1. Public : attribute ataupun method yang bertipe public bisa diakses oleh class manapun
2. Private : attribute ataupun method yang bertipe private hanya bisa diakses oleh class itu sendiri
1. Protected : attribute ataupun method yang bertipe protected bisa diakses oleh class itu sendiri dan oleh package yang sama.
jika attribute maupun method tidak menyertakan tipe aksesnya secara otomatis memiliki tipe akses public.
Jenis tipe return:
1. Void : method yang tidak mengembalikan nilai.
2. Non void: method yang mengembalikan nilai. Harus terdapat statement return.
Untuk materi selengkapnya silakan download disini
Java bukan bahasa pemrograman untuk Console (seperti DOS atau Linux), sehingga untuk mengambil input dari user diperlukan sedikit trik yang tidak sesederhana. Berbeda dengan Pascal atau C yang hanya menggunakan readln(); saja untuk membaca inputan dari user, Java membutuhkan beberapa kelas, yaitu BufferedReader, InputStreamReader, dan System.in (lawan dari System.out yang kita gunakan untuk menampilkan pesan di layar). Dua kelas pertama terdapat dalam package yang dinamakan java.io
Untuk itu, kita harus menambah satu baris perintah :
import java.io.*
# Perintah tersebut berarti mengimport semua kelas dalam paket java.io.* (tanda * berarti semua).
Kemudian kita harus juga membuat suatu objek dari kelas BufferedReader. Kelas BufferedReader adalah kelas abstrak yang menangani baca tulis ke suatu media. Kelas ini membutuhkan kelas lain sebagai pekerjanya, yaitu InputStreamReader. Dan InputStreamReader membutuhkan media tempat baca tulis dilakukan, yaitu System.in
Semua ini bisa dituliskan dalam satu perintah yaitu :
BufferedReader input = new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
Lalu untuk memerintahkan Java mengambil input dari user, kita gunakan fungsi readline(); yang terdapat pada kelas BufferedReader, dalam hal ini terealisasi pada objek input
NB : Di sini variabel input merupakan objek yang merupakan jelmaan dari kelas BufferedReader
Ditulis dengan perintah :
nama = input.readLine();
# Karena kita berhubungan langsung dengan sistem IO (input-output) komputer yang harus diasumsikan tidak pasti (misalnya ada masalah pada sistem keyboard, atau komputer sedang bekerja berat sehingga input dari user tidak bisa diambil), kita harus menempatkan fungsi throws Exception
public static void main(String[]args)throws Exception
Contoh :
import java.io.*;
public class InputBR
{
public static void main(String[]args)throws Exception
{
//membuat objek baru
BufferedReader input=new BufferedReader(new InputStreamReader(System.in));
//deklarasi variabel
String FirstName,LastName;
System.out.print("First Name : ");FirstName=input.readLine();
System.out.print("Last Name : ");LastName=input.readLine();
System.out.print("Full Name : "+FirstName+" "+LastName);
}
}
Contoh Program:
class Latihan1
{
public static void main (String[] args)
{
System.out.println("Latihan Pertama");
}
}
Penjelasan penulisan program:
class Latihan1
class untuk mendeklarasikann sebuah class baru dengan nama Latihan1. Nama class harus sama dengan nama file yaitu Latihan1.java
{ (Tanda Kurung Kurawal)
Semua definisi class, program dan data berada diantara kurung kurawal buka dan kurawal tutup. Tanda kurung kurawal juga dapat berfungsi untuk menandakan suatu blok.
public static void main (String[] args)
public
merupakan ketentuan akses yang mengizinkan programmer mengendalikan visibilitas setiap variable atau metode. Pada perintah ini, class lain dapat melihat method main. Jika digunakan private, berarti class tersendiri yang dapat melihat method main. Jika digunakan protected, berarti class dilindungi(diproteksi).
static
Static method dan variable digunakan oleh class. Metode yang dideklarasikan dengan static tidak dapat langsung berhubungan dengan yang lain, selain variable static dan local.
void
Void method tidak mengembalikan nilai.
main
main method harus dituliskan agar Java Interpreter mengeksekusi program tersebut.
String[]args
Mendeklarasikan parameter yang diberi nama args, yang merupakan array instans class string(merupakan tipe array)
System.out.println
Mencetak string sebagai hasil keluaran yang akan dicetak(print)
println = mencetak berdasarkan baris
print = mencetak berdasarkan kolom
Diposting oleh
Arum Anggraeni
Kamis, 30 Juni 2011
Label: akuntansi, pemrograman, visual basic 0 komentar
Design FORM
General
General
Dim a As Integer
Dim b As String
Private Sub Form_Load()
a = 0
b = "Efek Text Berjalan Perkarakter"
End Sub
Private Sub Timer1_Timer()
‘text berjalan perkarakter
a = a + 1
Label1.Caption = Left(b, a)
If a = Len(b) Then
a = 1
End If
‘text berkedip
If Label2.Visible = True Then
Label2.Visible = False
Else
Label2.Visible = True
End If
End Sub
Untuk mencari selisih tanggal (dalam satuan hari) dengan menggunakan SQL, sintaksnya adalah sebagai berikut:
SELECT datediff(‘tgl1′, ‘tgl2′);
Dengan tgl1 dan tgl2 adalah tanggal-tanggal yang akan dicari selisihnya. Adapun format tanggal nya adalah th-bln-tgl.
contoh:
SELECT datediff(’2011-01-10′,’2011-01-01′);
Dari perintah di atas akan diperoleh hasil 9 (artinya 9 hari)
contoh pada database perpustakaan untuk menghitung keterlambatan pengembalian buku dari tanggal yang sudah ditentukan :
telat : Datediff("D";[tgl_kembali];Date());
#untuk mencari selisih hari antara tanggal sekarang (Date()) dengan ketentuan tanggal kembali (tgl_kembali) dan hasilnya disimpan dalam field telat
contoh menghitung lama kerja
lama_kerja : Int((Date())-[tgl_masuk])/365);
#untuk mencari lama kerja dalam bentuk tahun yang diperoleh dari pengurangan tanggal sekarang dengan tanggal masuk. Fungsi Int untuk mengambil bilangan bulat atau bilangan disebelah kiri titik desimal.
Sedangkan Untuk mencari selisih dari 2 buah waktu, sintaks SQL nya adalah:
SELECT timediff(‘time1′, ‘time2′);
Format time1 dan time2 dapat berupa waktu dalam jam (jam:menit:detik) atau tanggal saja (th-bln-tgl) atau bahkan gabungan jam dan tanggal (th-bln-tgl jam:menit:detik).
Perintah SQL ini akan menghasilkan output dalam format jam (jam:menit:detik).
Sebagai contoh akan dicari selisih waktu antara jam 13:00 dan 15:01. Perintah SQL nya
SELECT timediff(’13:00′, ’15:01′);
Perintah ini akan menghasilkan 2:01:00 (2 jam, 1 menit, 0 detik).
Contoh lain akan dicari selisih waktu antara tanggal 01/01/2011 jam 10:01 dengan 02/01/2011 jam 10:02.
SELECT timediff(’2011-01-02 10:02′, ’2011-01-01 10:01′);
Perintah di atas akan menghasilkan 24:01:00 (24 jam, 1 menit, 0 detik).
*Menipulasi Data Tanggal dan Expression
SELECT datediff(‘tgl1′, ‘tgl2′);
Dengan tgl1 dan tgl2 adalah tanggal-tanggal yang akan dicari selisihnya. Adapun format tanggal nya adalah th-bln-tgl.
contoh:
SELECT datediff(’2011-01-10′,’2011-01-01′);
Dari perintah di atas akan diperoleh hasil 9 (artinya 9 hari)
contoh pada database perpustakaan untuk menghitung keterlambatan pengembalian buku dari tanggal yang sudah ditentukan :
telat : Datediff("D";[tgl_kembali];Date());
#untuk mencari selisih hari antara tanggal sekarang (Date()) dengan ketentuan tanggal kembali (tgl_kembali) dan hasilnya disimpan dalam field telat
contoh menghitung lama kerja
lama_kerja : Int((Date())-[tgl_masuk])/365);
#untuk mencari lama kerja dalam bentuk tahun yang diperoleh dari pengurangan tanggal sekarang dengan tanggal masuk. Fungsi Int untuk mengambil bilangan bulat atau bilangan disebelah kiri titik desimal.
Sedangkan Untuk mencari selisih dari 2 buah waktu, sintaks SQL nya adalah:
SELECT timediff(‘time1′, ‘time2′);
Format time1 dan time2 dapat berupa waktu dalam jam (jam:menit:detik) atau tanggal saja (th-bln-tgl) atau bahkan gabungan jam dan tanggal (th-bln-tgl jam:menit:detik).
Perintah SQL ini akan menghasilkan output dalam format jam (jam:menit:detik).
Sebagai contoh akan dicari selisih waktu antara jam 13:00 dan 15:01. Perintah SQL nya
SELECT timediff(’13:00′, ’15:01′);
Perintah ini akan menghasilkan 2:01:00 (2 jam, 1 menit, 0 detik).
Contoh lain akan dicari selisih waktu antara tanggal 01/01/2011 jam 10:01 dengan 02/01/2011 jam 10:02.
SELECT timediff(’2011-01-02 10:02′, ’2011-01-01 10:01′);
Perintah di atas akan menghasilkan 24:01:00 (24 jam, 1 menit, 0 detik).
*Menipulasi Data Tanggal dan Expression
Langganan:
Komentar (Atom)




